Tampilkan postingan dengan label Karena Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karena Sekolah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2014

Ceritanya Cerita Pendek

BINTANG JATUH
Pulang magang aku langsung ke stasiun, paman sibuk sekali malam ini. Lagi pula aku ingat betul caranya pulang. Sebenarnya ini juga gara-gara jemuran. Hatiku gelisah terbayang ada maling yang mungkin saja kebetulan melirik pakaian indahku yang menggantung.  
***
            Kira-kira kejadian hebat berlangsung setelah setengah perjalanan di krl (kereta listrik), aku tahu itu karena mataku benar-benar terjaga saat itu—saat ia tiba. Seolah adegan slow motion di film, gadis itu melangkah masuk bagai bintang jatuh mendarat sempurna. Dia seusia denganku rambutnya panjang, mukanya oriental, dan menawan, benar-benar mengganggu konsentrasiku yang sedang celingukan di kereta. Di belakang, ibunya menyusul sambil menenteng tas. Lalu moment itu tiba, matanya bertemu mataku, indah sekaligus jadi salah tingkah. Aku grogi, makin grogi lagi saat dia menuju ke arahku.
Tempat duduk krl sedang padat malam ini, akhirnya dia hanya berdiri berdekatan dengan ibunya yang berdekatan dengan posisi dudukku. Aku semakin gelisah, pikiranku menerawang-nerawang: apa yang terjadi jika ini atau itu yang aku lakukan. Akhirnya setelah plonga-plongo tak berguna dan ditambah kekuatan bulan, keberanianku bulat. Tuhan izinkan Jakarta menjadi saksi.
Akhirnya…
Niat muliaku
yang menegangkan
gagal.
Terlambat, om-om gendut yang berada di seberang dudukku tiba-tiba berdiri lebih cepat mempersilahkan tempatnya untuk si ibu dan anak. Kecut. Untuk menutupi malu karena sudah terlanjur berdiri aku pura-pura saja meregangkan badan. Iya, menyedihkan, dan jangan-jangan…. Ah, ternyata benar gadis itu tahu kejadian bloon apa yang barusan terjadi. Gadis itu tertawa geli melihat aksi gagalku yang ditutup tidak rapi dengan gerakan ‘meregangkan badan’ yang ala kadarnya, meski begitu, ada senyumnya.
 Lalu kejadian yang tidak terduga terjadi, secara ajaib tempat dudukku yang sempat kosong beberapa detik ditinggal berdiri empunya yang gagal keren tiba-tiba sudah terisi, ibu-ibu kantoran berkostum serba hitam sudah duduk di atasnya. Tunggu dulu, dari mana datangnya ibu-ibu kantoran ini? Memangnya bagaimana aku menyadarinya jika bermenit-menit fokusku hanya untuk si Bintang Jatuh. Halah.
“Nggak papa lah dek, olahraga biar kuat,” saut ibu-ibu kantoran itu yang paham dengan ekspresiku.
“Err, iyya bu olahraga berdiri malem-malem di kereta,” jawabku sedikit kaget.
“Harus ikhlas, biar nanti dibales di akherat,” lanjutnya sambil bersiap tidur.
Aku cuman diam, melangkah tak tentu lalu menggenggam erat pegangan di bawah atap krl. Suasana kembali tenang, sambil membenarkan gelagatku yang menyedihkan aku mencoba kuat. Kebetulan atau rencana Tuhankah? bisa-bisanya aku tak sadar melangkah dan berhenti di sebelah buntelan lemak perusak image, om-om gendut tadi. Beliau, eh ‘beliau’ terlalu bagus untuk perusak. Tapi yasudahlah. Beliau sepertinya bersiap turun di stasiun berikutnya. Lalu suara seraknya menegurku sebelum aku berhasil menghindarinya, “Sudah bagus kau punya niat, tak usah kau ragu lah nak. Dia memang cantik, kurang cepat saja kau, hahaha..”  Jleb.
‘Bbbzzzhh’ pintu krl terbuka. “Nah aku turun dulu, selamat malam nak,” om gendut itu meluncur keluar, mulus bagai agar-agar kenyal yang kelebihan air.
Aku bengong. Aku garuk-garuk kepala.
Setelah semua hal memprihatinkan itu, Tuhan sepertinya kasihan kepadaku Dia menjawab doaku yang diam-diam kuselipkan dalam hati.
 “Duduk dek!” suara wanita, bukan si gadis—itu suara ibunya.
“Saya tante?” tanyaku sambil tolah-toleh, mencari-cari orang lain yang mungkin juga dipanggil ‘dek’.
“Emangnya siapa lagi yang lagi olahraga berdiri malem-malem di kereta?” gadis Bintang Jatuh itu menyaut sambil cekikikan, wow dia barusan bicara padaku. 
Memang, pas om gendut itu turun banyak penumpang lainnya juga turun, dan sedikit penumpang baru yang naik, walau lebih renggang dari sebelumnya krl tetap padat. Hanya saja, tempat itu kemudian kosong, tempat di sebelah Ibunda Bintang Jatuh.
“Eh, apa, eh iya,” gelagat mainstream cowok waktu ditegur cewek yang  memikat hatinya. Iyahh grogihh sekalihh. Lalu sambil malu-malu mau, aku duduk dengan diawali Bismillah dan dilanjutkan Alhamdulillah.
“Sendirian aja dek?” tanya ibunya lagi.
“Iya te,” aku berusaha se-rileks mungkin agar terlihat cool di depan anaknya.
“Bukan asli Jakarta yah?” terbongkar. Ketauhan logat ku yang medok.
“Eh hehe, iya te.”
“Kok iya iya aja. Aslinya mana?” masih si ibu, padahal aku berharap anaknya yang melanjutkan.
“Aslinya saya pengen anaknya tante, eh eh. Maksudnya asli Banyuwangi te. Aduh” keceplosan yang luar biasa tolol. Ibunya kaget, lalu kembali tersenyum ramah. Kemudian, diam sesaat. Si anak menahan tawa mendekap mulutnya dengan tangannya.
Hening, cukup hening kecuali suara mesin krl yang bersorak rata tapi gagah.
***
 “Makasih yah bang. Hihi,” gadis itu akhirnya bicara lagi. Sambil memiringkan kepalanya agar dapat melihat dan terlihat, wajahnya cantik masih tergenang sisa senyuman.
“Eh, makasih kenapa?” jangan bilang—
“Sudah mau  kasih tempat duduknya walau nggak jadi, hihihi,” ah, sudah kuduga.
“Oh, itu. Oh iya. Hehe, sama-sama,” aku gagal keren.
Ibu dan anak itu kemudian saling merangkul sambil saling tertawa.
“Dari mana dek, kok malem-malem sendirian?” ibunya lanjut bertanya, lagi.
“UI.”
“Abang kuliah di UI?” si anak langsung menyambar.
“Nggak, cuman bantuin paman di teater. Sekalian liburan aja sih.”
“Teater?.....Ooh..Oh acara teater itu?” seolah-olah hal yang luar biasa baru saja kuucapkan. Tiba-tiba tiba-tiba (sengaja diulang) dia langsung pindah tempat ke sebelah kanan ibunya dan sebelah kiriku. Di sampingku. “Aku tau aku tau bang, acara itu kan, teater itu kan. Aku liat looh..”
Sejak kalimat itu, kita makin hanyut mengobrol dan ketawa-ketawa kecil. Lucu, ketemu di krl dan langsung banyak cerita. Aku jadi ingat pesan guru waktu SD beliau yang aku lupa namanya berpesan agar tidak berbicara dengan orang yang nggak dikenal. Seandainya bertemu guru itu, aku harus mengatakan padanya “Ibu guru… untuk kali ini.. Berbeda.” Sambil mengangguk mantap.
“Jadi abang baru pertama kali ke Jakarta dan uda berani keluar malem sendiri, waaooww.”
“Biasa aja.”
“Ceilah bang gaya bener. Hihihi. Terus terus gimana cewek Jakarta sama cewek Banyuwangi bang. Cantik maaaana ?”
“Sudah jelas lebih cantik calon ibu anak-anak ku. Kamu,” hatiku meraung. Tapi jelas lisanku tidak melepas itu.
“Kepo,” cuman itu yang keluar.
“Yah abang aaah.”
Aku menaikkan bahu.
***
“Hmm. Aku boleh tanya gak.…”
“Tanya apa bang ?”
 Ini bukan sesuatu yang buruk, ini seharusnya wajar untuk aku katakan. Aku sadar mungkin memang terlalu cepat, tapi naluri ku sudah melambung. Ini rumit dan susah dimengerti, perasaan keingintahuan ini muncul saja tiba-tiba.
“Anu.. jadi..”
Gadis di hadapanku ini entah kenapa tetap terlihat cantik sekalipun dengan raut penasarannya.
‘Bbbzzsstthh’ Pintu krl tiba-tiba otomatis terbuka (lagi), kereta berhenti sejenak. Berbeda, jantungku justru semakin kencang berdebar.
“Eh, btw abang turun dimana?” dia menyela, sebelum aku sempat melanjutkan.
“Tebet,” aku masih fokus menyusun kata-kata yang pas untuk dilanjutkan. Sampai tidak menghiraukan sekitar.
“Loh.. Ini bukannya Tebet yah?”
 Buyaarr.
***
“HAH ? serius. Aduh. Gimana yah…?”
“Buruan turun bang, ntar nutup loh pintunya.”
 Waktu memang kadang-kadang menyebalkan. Begitu cepat berlalu saat semuanya indah. Aku buru-buru lari turun dari krl sampai melupakan semuanya. Sampai menelan kata-kata yang sudah siap kususun. “Boleh minta pin BB nya gak?” sesederhana itu. Cemen.
 Hilang sudah. Aku berdiri di luar kereta, membalas lambaian tanganya melepas pertemuan singkat ini. Terus ? Sudah ?
Belum
Aku baru ingat.
“Sampai ketemu lagi di teater bang!” Ucapnya setengah berteriak tadi.
 Lusa dia akan datang di acara teater paman.
Iya, kau akan datang. Kau yang bahkan aku baru ingat aku tak tau namamu. Sampai bertemu lagi lusa. Bintang Jatuh.


Minggu, 16 Maret 2014

ANALISIS MAICIH

[ANALISIS] KERIPIK SINGKONG MAICIH
Oleh : Lukman Arrahim (MIA 5/ 19)

Tujuan               : Mengetahui salah satu keragaman seni kuliner Nusantara
 5 Pernyataan    :
1.      Maicih adalah perusahaan keripik singkong pedas terbesar di Indonesia. Kantor pusatnya berada di Bandung, Jawa Barat.
2.      Beberapa produk Maicih dari PT. Maicih Inti Sinergi adalah keripik pedas yang memiliki beberapa varian level dan Basreng (Baso Goreng).
3.      Produsen maicih melakukan pemasaran produk mereka secara Word-of-Mouth dan lewat jejaring social dengan menggunakan akun Twitter resmi dari perusahaan sebagai senjata utama pemasaran mereka.
4.      Maicih memiliki pabrik sendiri setelah permintaan semakin meningkat yang resmi didirikan pada tahun 2011 dengan Reza Nurhilman sebagai Komisaris.
5.      Seiring berkembangnya produk Maicih maka untuk menghindari pemalsuan produk, logo Maicih mulai dipatenkan hak ciptanya.

sumber gambar: wikipedia


Konsep Utama

sumber gambar : google

Axl alias Reza Nurhilman berhasil mengangkat makanan ringan yang dulu dianggap makanan murahan, keripik singkong pedas yang biasa disebut ”keripik setan” naik pangkat menjadi makanan ringan berkelas, dimana keberadaannya diterima oleh kalangan luas utamanya perkotaan. Keripik singkong pedas dan super pedas yang diberi merk MAICIH bahkan kini telah mulai memasuki pasar asing, seperti Singapore, Brunei, Malaysia, Korea, dan beberapa negara Eropa.

Pemasaran
Pemasaran Maicih dilakukan dengan menggunakan jejaring sosialTwitter. Info penjualan produk secara resmi di infokan oleh akunTwitter perusahaan. Reseller perusahaan diberi nama atau istilah "Jenderal" sebagai ujung tombak pemasaran yang dilakukan secara direct selling. Para Jenderal Maicih membangun relasi dengan konsumen yang dikenal dengan nama ICIHERS dan membangun suatu komunitas yang bertujuan untuk melakukan aktivitas promosi dan distribusi produk Maicih secara lebih militan dan eksklusif.

Produk
·         Keripik Singkong Level 3
·         Keripik Singkong Level 5
·         Keripik Singkong Level 10
·         Keripik Maicih Samping
·         Baso Goreng
·         Kerupuk Sablak
·         Kerupuk Gurilem
·         Kerupuk Jengkol
·         Seblak Original
·         Seblak Keju Pedas

Harga produk mulai  15.000 sampai 20.500 rupiah.


Kamis, 13 Maret 2014

ANALISIS PERANAN ANGEOSPERMAE DAN GYMNOSPERMAE

[ANALISIS] PERANAN ANGIOSPERMAE DAN GYMNOSPERMAE
Oleh : Lukman Arrahim (MIA 5/ 19)


Tujuan                  : Mengetahui peranan apa saja yang diberikan oleh angiospermae dan gymnospermae.

5 Pernyataan     :

1.      Tumbuhan berbiji atau Spermatophyta (Yunani, sperma=biji, phyton=tumbuhan) merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki ciri khas, yaitu adanya suatu organ yang berupa biji.
2.      Gymnospermae berasal dari bahasa Yunani yaitu, Gymno = terbuka atau telanjang dan sperma=biji. Anggota Gymnospermae memiliki ciri utama berupa bakal biji yang tumbuh pada permukaan megasporafil (daun buah).
3.      Gymnospermae tidak memiliki bunga yang sesungguhnya, sporofil terpisah-pisah atau membentuk stabilus jantan dan strobilus betina. Umumnya berkelamin tunggal namun ada juga yang berkelamin dua.
4.      Namanya angiospermae ("berbiji terbungkus/tertutup") diambil dari cirinya yang paling khas, yaitu menghasilkan organ reproduksi dalam bentuk bunga.
5.    Jenis tumbuhan berbunga diperkirakan berkisar antara 250.000 hingga 400.000 yang dapat dikelompokkan hingga paling sedikit 402 suku (berdasarkan taksiran dalam Sistem APG II). Sistem APG 1998 menyatakan terdapat 462 suku. Monokotil mencakup sekitar 23% dari keseluruhan spesies dan "dikotil sejati" (eudicots) mencakup 75% dari keseluruhan spesies.

2 Pertanyaan     :

             i. Tumbuhan apa saja yang termasuk angiospermae, sebutkan 2!
            ii.  Tumbuhan apa saja yang termasuk gymnospermae, sebutkan 2!

Konsep Utama :
            Tumbuhan berbunga atau Anthophyta ("tumbuhan bunga") adalah kelompok terbesar tumbuhan yang hidup di daratan. Namanya diambil dari cirinya yang paling khas, yaitu menghasilkan organ reproduksi dalam bentuk bunga. Bunga sebenarnya adalah modifikasi daun dan batang untuk mendukung sistem pembuahan tertutup. Sistem pembuahan tertutup ini juga menjadi ciri khasnya yang lain, sehingga kelompok ini dikenal pula sebagai Angiospermae ("berbiji terbungkus/tertutup"). Ciri yang terakhir ini membedakannya dari kelompok tumbuhan berbiji (Spermatophyta) yang lain: tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae). Nama lain yang juga dikenakan kepadanya adalah Magnoliophyta ("tumbuhan sekerabat dengan magnolia").
Nama Angiospermae diambil dari penggabungan dua kata bahasa Yunani Kuno: αγγειον (aggeion, "penyangga" atau "pelindung") dan σπερμα (sperma, bentuk jamak untuk "biji") yang diperkenalkan oleh Paul Hermann pada tahun 1690. Memiliki beberapa peranan, antara lain:
·   Solanaceae (suku terong-terongan *ternyata ada sukunya), sebagai sumber pangan penting terutama sayuran
·   Brassicaceae atau Cruciferae (suku sawi-sawian), sebagai sumber sayuran dan minyak pangan penting
·   Piperaceae (suku sirih-sirihan), sebagai sumber rempah-rempah penting.
·   Arecaceae atau Palmae (suku pinang-pinangan), sebagai pendukung kehidupan penting masyarakat agraris daerah tropika
·   Rutaceae (suku jeruk-jerukan), Rosaceae (suku mawar-mawaran), dan Myrtaceae (suku jambu-jambuan) banyak menghasilkan buah-buahan penting.
·   Penghasil minyak atsiri dan bahan obat-obatan.


ANALISIS LUMUT DAN TUMBUHAN PAKU

[ANALISIS] PERANAN LUMUT DAN TUMBUHAN PAKU
Oleh : Lukman Arrahim (MIA 5/ 19)


Sumber             :  id.wikipedia.org

Tujuan       : Mengetahui peranan apa saja yang diberikan lumut dan tumbuhan paku.                    
     
5 pertanyaan     : 

1.       Bryophytina ialah….
2.       Apa yang dimaksud pergiliran keturunan pada tumbuhan lumut?
3.       Apa yang mebedakan tumbuhan lumut dengan tumbuhan paku?
4.       Jelaskan daur hidup tumbuhan paku !
5.       Sebutkan peranan lumut dan tumbuhan paku pada manusia !

I(*INI HARUSNYA "PERNYATAAN" MALAH JADI "PERTANYAAN" SALAH FOKUS, jadinya ditulis tangan. lah, malah curhat)

Konsep Utama :

Tumbuhan lumut merupakan sekumpulan tumbuhan kecil yang termasuk dalam Bryophytina. Tumbuhan ini sudah menunjukkan diferensiasi tegas antara organ penyerap hara dan fotosintetik namun belum memiliki akar dan daun sejati. Juga belum memiliki pembuluh sejati. Tumbuhan lumut mengalami pergiliran keturuan dalam daur hidupnya. Yang lebih dikenal sebagai tahap gametofit. Lumut memiliki peranan dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen, penyimpan air, dan penyerap polutan. Beberapanya bermanfaat sebagai obat kulit dan mata.
Lain halnya dengan tumbuhan paku atau paku-pakuan yang merupakan sekelompok tumbuhan dengan system pembuluh sejati namun tidak menghasilkan biji untuk reproduksi seksualnya. Tumbuhan paku merajai hutan-hutan dunia di Zaman Karbon sehingga disebut zaman keemasan tumbuhan paku. Bentuk tumbuhan paku bermacam-macam, ada yang berupa pohon, epifit, mengapung, menjalar atau humus, dan ental. Daur hidup tumbuhan paku mengenal metagenesis/pergiliran keturunan, yang terdiri dari dua fase utama: gametofit dan sporofit. Sebagian tanaman paku dapat dijadikan sebagai obat-obatan, ada juga sebagai bahan makanan (semanggi), juga sebagai pupuk hijau. Peranan pada ekosistem tidak jauh berbeda dengan lumut.

Refleksi    :

                Dari hasil analisis didapat ilmu yang berguna. Mengetahui peranan lumut dan tumbuhan paku pada ekosistem maupun mahkluk hidup. Kesulitan dalam pengerjaan ? gaada, biasa aja. "AWENAK". Sekian dan terimakasih. 

ANALISIS ZYGOMYCOTA

[ANALISIS] ZYGOMYCOTA



Tujuan       :
 Mengidentifikasi ciri-ciri zygomycota, proses perkembangbiakkan zygomycota, dan anggota yang termasuk ke dalam zygomycota.

6 Pernyataan seputar isi artikel :
§  Zygomycota sering dikenal sebagai jamur ragi, tetapi ada beberapa spesies yang termasuk klasifikasi ini yang membentuk simbiosis dengan tanaman atau menginfeksi hewan inangnya.
§  Nama zygomycota berasal dari jenis perbanyakan diri seksual, terutama pada pembentukan zigospora.
§  Zigospora terjadi karena peleburan 2 gametangium yang menghubungkan kedua hifa induk seperti jembatan penghubung
§  Spesies dalam klasifikasi Zygomycota hanya mencapai kira-kira 1% dari Fungi sejati.
§   Ada sekitar 900 spesies pada zygomycota
§   Yang sering kita temui adalah jamur yang menyebabkan efek terhadap stroberi dan buah lainnya.

2 pertanyaan yang saya kembangkan sendiri :
1.       Mengenai zygomycota, untuk arti ‘zygomycota’ sendiri adalah…….
2.       Peranan Mucor mucedo ialah…..

Konsep Utama / Garis Besar Isi Artikel
                       Menerangkan tentang Zygomycota sebagai salah satu phylum fungi yang juga dikenal sebagai jamur ragi. Walaupun ada beberapa spesies yang termasuk klasifikasi ini yang membentuk simbiosis dengan tanaman atau menginfeksi hewan inangnya. Zygomycota bisa hidup sebagai saprofit,  hidup di tempat-tempat lembab, dan membentuk spora istirahat berdinding tebal yang disebut zigospora.
                       Perkembangbiakkan zygomycota melalui reproduksi seksual dan aseksual. Sementara anggota zygomycota sendiri seperti Rhizopus sp., yang mampu memecah amilum menjadi dekstrosa, protein dan lemak dalam kedelai menjadi molekul yang lebih kecil. Ada juga Mucor mucedo, Beauveria bassiana, dan lain-lain.



      Referensi
Dari hasil analisis didapat ilmu yang berguna. Mengetahui peranan angiospermae dan gymnospermae pada mahkluk hidup. Kesulitan dalam pengerjaan ? biasa aja. "AWENAK". Sekian dan terimakasih. 

Sabtu, 25 Januari 2014

[CERPEN] Sebatas Rasa



Sebatas Rasa 
Oleh: Lukman Arrahim

        Alif terlahir sebagai anak yang miskin. Orang tuanya sibuk menghabiskan waktu berbisnis di negri orang. Dia miskin, melarat hati. Dia hidup sendiri tanpa saudara di Malang, alias nge-kost. Seperti banyak orang kesepian lainnya, dia tak pernah berhenti mencari perhatian dari orang-orang di sekelilingnya. Sekalipun itu sangat gak baik, seperti kentut sembarangan di kantin. Jika sudah begitu, dia benar-benar jadi pusat perhatian. Luar biasa.
            Tapi dia bukan seorang yang dikucilkan di kelasnya, teman-temannya tidak keberatan untuk berteman dengannya. Bercanda bersama dan nggak jarang dia menraktir makan temen-temenya, walau demikian hatinya tetap saja melarat dalam kesepian.  Kadang jika hatinya sedang busuk, temannya yang kurang beruntung bisa ditemukan dalam keadaan  baju compang-camping dan tanpa celana. Bisa dipastikan selanjutnya dia akan berada di ruang tatib (tata tertib).

      Angin segar apa yang menghembus merdu saat itu,  di ruang tatib Alif bertemu siswi yang tampak asing di sekolahnya, dia siswi baru…. dan dia cantik. Memang tidak elegant ketika bertemu lawan jenis pertama kali dengan keadaan dihukum. Alif lemas, matanya membelalak, kakinya gemetar, keningnya berkeringat. Ternyata Alif sedang push-up.
      Seperti biasa, guru kesayangan Alif sedang mengeksekusi Alif. Pak NS, begitu panggilannya, satu hal yang membuatnya terkenal dan mudah ingat di sekolah adalah: jenggot trapesium lebat-nya. “Kamu mau dihukum apalagi ? Nggak kapok-kapok hah?.” Dengan aksen dan nada tinggi khas buatanya sendiri Pak NS membentak.
     Alif diam, raut  mukannya justru sedikit demi sedikit membentuk senyuman, pandangan matanya jauh menghilang dari alam. Barusan saja siswi-baru-pindahan itu tersenyum kepada Alif,  bisa ditebak senyuman itu tercipta karena kegeblekan Alif yang bolak-balik dihukum dan kena marah guru, sebelum akhirnya siswi-baru-pindahan itu beranjak pergi dari ruang tatib bersama seorang yang lebih dewasa, mungkin ibunya.
        “Woi jawab !! nggak punya mulut? kamu nggak bosan dipanggil dihukum terus. Untung aja bapakmu itu temen baiknya kepsek!”

      “…….” Alif masih diam. Kepalanya terbentur jauh senyuman gadis pindahan baru itu.

            “WOOIII, JAWAB ?”
            Kaget, “hah, tadi ngomong apa pak?” kemudian Pak NS cukur jenggot.

’’’’’’’’
       Setelah mendapat ceramahan dari beberapa guru lainnya Alif diizinkan kembali ke kelas. Sambil membawa titipan surat dari penjaga di ruang tatib untuk diberikan ke kelas sebelas IPS 1 Alif mampir dulu di toilet untuk melepas beban mineral berlebihnya, lalu akhirnya lanjut ke kelas yang dituju untuk menyampaikan amanat. And what the fantastic moment happened. Setelah memberikan surat izin itu, sambil celingukan, mata Alif menemukan sosok penuh pesona yang ia temui di ruang tatib tadi. Bukan, sosok itu bukan Pak NS, sosok itu siswi-pindahan-baru tadi.
       Siswi itu membalas tatapan Alif, mata mereka bertemu. Kali ini ekspresi muka si siswi baru itu seperti kaget dengan sedikit menganga. Mungkin di batin si siswi baru itu seperti, “hah?, masak iya aku sekelas sama anak gak jelas ini?”

      “Mau ngapain lagi le ?” teguran guru di kelas itu membuyarkan segalanya. Alif keluar kelas dengan sedikit curi-curi pandang pada si siswi baru itu. Mungkin saat ini si siswi-baru-pindahan itu menarik nafas panjang karena lega tidak sekelas dengan Alif. Kemudian Alif kembali ke kelas asal. Sepuluh IPA 7. Gitu-gitu Alif otaknya lumayan encer juga jadi anak ipa.


“””””

Keesokan harinya sebelum malam menelan bintang. Alif mengayuh sepeda pancalnya ke mini market terdekat. Seperti biasa, tiap 5 hari sekali dia membeli bahan-bahan untuk dimasaknya sendiri di kost-annya. Dari segala kepayahan dirinya. Dia memiliki satu bakat yang sangat membantu hidupnya. Gara-gara sering ditinggal sendiri di rumahnya yang dulu tanpa pembantu. Alif sering nekat masak makanannya sendiri. Tapi setelah berulang kali mencoba dan belajar dari youtube. Masakannya kini selalu mantab disantap, mungkin chef Juna juga gak akan rela mengucap “sampah” pada masakan Alif.
Malam itu Tuhan benar-benar sayang pada Alif. Ketika di mini market langganannya Alif tanpa sengaja bertemu siswi-baru-pindahan itu di sini. Layaknya FTV, ketika si siswi-baru-pindahan itu memegang deodorant yang ingin dibelinya Alif tanpa sengaja menabraknya, dan jatuhlah si deodorant. Berniat meminta maaf dengan mengambilkan deodorant itu, tangan mereka justru bertemu dalam sentuhan lembut. Alif menghadap mencoba menatap wajah si calon pembeli deodorant. Begitu juga si calon pembeli deodorant yang ternyata siswi-baru-pindahan itu. Kemudian mereka saling menatap diiringi perasaan kaget masing-masing. Tiba-tiba jantung Alif berdetak kencang saking senangnya ia tak sadar telah membuka tutup deodorant dan mengoleskannya di sekujur lehernya. Ya enggaklah.

          Singkat cerita meraka berkenalan, Alif mendapatkan nomer telepon, pin bbm, dan ukuran Brest House (yang ini ngawur :v ) Si Ayu, iya gadis cantik itu bernama Ayu. Malam itu dunia mengehendaki kehangatan di sisi kedua insan ini. Mereka mulai bercakap-cakap sambil menunggu antrean di kasir, “Jadi kamu masak makananmu sendiri? Hebat dong, pasti enak.” Heran Ayu setelah tahu kalau makhluk macam Alif ternyata bisa masak. “Masih belajar, hehe. Kapan-kapan aku masakin deh.” Ayu tersenyum dan mengangguk. Kembali, senyuman itu benar-benar membuat mental biadab Alif melemah.
         
         Setelah keluar dari mini market mereka masih lanjut berbincang,
“kesini sendirian, rumah kamu di mana?” Alif mulai modus. “Iya hehe, deket-deket sini kok.”
“aku anter pulang yuk !” Alif mulai berani
        “nggak usah deh, rumahku deket kok.”
“nggak enak masa’ cewek pulang sendiri malem-malem.”
“yaudah deh terserah.” Usaha Alif berhasil. Lucky Boy, Lucky Alif.

“””””””
     Hari berganti hari, Alif semakin menunjukkan kedekatan dan ketertarikannya pada Si Ayu. Alif sering menemui Ayu di depan kelasnya. Walau dengan badan bergetar Alif tetap memberanikan diri untuk bisa lebih dekat dengan Ayu, gadis dengan senyuman penuh keajaiban. Waktu dimana Alif benar-benar merasa nyaman saat bersamanya.
              Ketika malam Alif juga tidak pernah lupa mengirim bbm kepada Ayu. Sampai tiba suatu malam percakapan di bbm,
Alif       :  …waktu pertama kali ketemu di tatib itu ibu kamu yah?
Ayu      : *masih mengetik* oh itu tante aku. Ibu aku uda ‘gaada’
Alif       : oh maaf, aku gak ngerti. Terus kamu tinggal di Malang sama sapa?
Ayu      : ya sama tanteku itu, sama sepupu hehe.
Alif       : emang ayah kamu kemana?
Ayu    : dia dinas di Papua, tentara. Uda lama gak ketemu. Jadi kangen
           
*Alif diem, dia gakbisa bales chat dari Ayu, dadanya sesak terasa batu besar menghantam dadanya.

Ayu      : eh maaf, aku jadi curhat yah.
Alif       : Nggak papa, aku kaget aja kamu bisa kuat banget

Setelah sms itu, Alif berbaring di ranjang kost-kost an nya. Tatapannya kosong, masih dengan dada yang sesak. Dia benar-benar gak habis pikir, gadis cantik dengan senyum menawan idamannya itu ternyata memiliki segudang kesedihan dan kepedihan yang berat banget. Mungkin kesepian yang Alif rasain gak ada apa-apanya dengan yang Ayu rasakan sekarang. Tapi jiwanya tetap tegar dan kuat, gadis itu selalu bersyukur dan tetap tersenyum dengan yang ia hadapi. Kali ini Alif benar-benar merasa sangat bodoh, sombong dan kufur akan segala nikmat yang ia dapatkan.
Kemudian Alif bangun dari tidurnya, mengambil air wudhu dan menjalankan sholat. Air matanya mengalir di pipinya.
Malam itu Alif membuka lembaran baru.

“””””””

Sejak saat itu Alif sudah jarang telat masuk sekolah, Alif juga sudah tidak pernah kentut sembarang di tempat umum, karena setelah dia mencium bau kentutnya sendiri dia jadi tidak tega dengan orang-orang yang mencium bau kentutnya. Alif bahkan sudah jarang ngobrol dengan Pak NS di ruang tatib. Teman-temannya menyambut positif perubahan sifat Alif. Semuanya menjadi merasa lebih aman.
Alif juga jadi sering menguhubungi lebih dulu orang tuanya, bukan karena ngabarin kalau minta uang jajan tambahan bukan, tapi dari hati ia benar-benar menyesal dan merindukan orang tuannya yang bekerja keras menghidupi anak satu-satunya itu. Melalu skype mereka bertemu kangen walau tampilan wajah kedua orang tuannya di layar laptop itu masih kurang untuk mengurangi rasa kangennya, tapi itu cukup untuk tau bahwa dua orang yang paling berharganya itu dalam keadaan sehat jauh di negri sana.
Dan setidaknya ia jadi sadar, masih banyak orang yang kurang beruntung jauh di bawahnya. Perasaan itu benar-benar membuatnya sadar. Rasa yang tidak bisa kau temukan di makanan lezat apapun.
Mereka menyebut rasa itu cinta.
Cinta yang mempesona
Menghaluskan yang kasar
Menjinakkan yang liar
Mewarnai yang hambar
Digandeng kasih sayang penuh harapan
Datang tenang berlapis kehangatan
Darinya tercipta
Padanya mencipta


Alif juga sadar, dia gak sendirian. Masih ada temen-temen nya, masih ada Pak NS dan guru-guru lainnya, masih ada pelayan mini market langganannya,  masih ada Ayu, dan dia masih memiliki kedua orang tua tercintanya.

Jelas gaada alasan untuk merasa sendiri di dunia ini baginya. Gak ada alasan untuk larut dalam kesedihan dan kerinduan mencekam. Masih banyak hal berguna yang bisa dilakukan. Bukankah orang tua kita membiayai kita sekolah agar menjadi sukses dengan menggapai impian kita. Sudah jadi tugas kita membalas budi pada orang tua dengan buat mereka bangga sama hasil belajar kita di sekolah. Begitu.


SELESAI